Ceritanya,

Gw iseng main skyrim.

Singkat cerita,

Gw berhasil dapet shout:

“Call Dragon”

Shout ini cukup keren, karena akan manggil si Odahviing. Pokoknya mantep deh.

Yang kebayang di otak gw adalah :

thank you, memebase.com

:’D

you make my skyrim so..full of laughter.

Kebayang kalau jaman sekarang mungkin nggak pake shout, mungkin si Dovahkiin (Dragonborn) bakal calling si Odahviing (nama naga yang bisa dipanggil)  pake blackberry, whatsapp atau twitter.

Contoh:

@Odahviing cepet ke whiterun, ada yang macem2

atau ngirim pesan via bbm ke odahviing

“Viing cepet ke sini diserang mammoth”

terus nunggu di R dengan balesan

“oke tunggu ya”

ah sudahlah makin ngaco.

Btw, gw nyelesain defend skyrim berkat bantuan odahviing dan barang haram nan adiktif “tgm”

The God Mode.

Muehehehe >: D

 

Dia,

She’s,

a line keeper, when i cross the line.

a reminder, when i go too far.

a calmer when i get rough.

a listener when i need someone to tell my story

my very own motivator.

 

She knows,

How to deal with things.

How to calm everything down.

How to settle the unsettled.

How to make everything’s alright.

 

This post is intended to someone who always there for me

I can’t ask for more to you,Wen.

Thank you

Happy Wedding Anniversary, Ma,Pa!

Singkat cerita, hari ini, bokap dan nyokap ber-wedding anniversary yang ke…22!

saya mewakili adik saya yang sedang tidak bisa diganggu-gugat, mengucapkan semoga selalu bersama membina rumah tangga ya pa,ma, semoga selalu sukses dunia – akhirat. Aamiin.

Sedikit cerita tentang bokap dan nyokap.

Bokap bekerja di representative regional office salah satu anak perusahaan sebuah grup perusahaan swasta asing di Jakarta  (bingung nggak? Gw juga bingung).

Bokap suka rada super usil (pas udah gede), padahal masa kecilnya pendiem, nggak banyak bicara.

Hal ini kebalikan sama nyokap yang masa kecilnya rada tomboy, tapi sekarang pendiam.

Bokap orang nya nggak tegaan. Super nggak tegaan, sama kayak nyokap.

Paling benci liat mobil kotor.

“Alergi” mobil eropa – padahal kerja di perusahaan permesinan SE (Societas Europaea)

Bokap penggemar fotografi dan audio (yang turun ke gw cuma satu, audio). Dulu sempet bikin cross-over sendiri. Sayang sekarang fotografi nya menang.

 

Nyokap memiliki usaha: katering (masakin buat anak dan suami nya), laundry (nyuci baju anak dan suami nya), dan travel (nganterin anak kemana mana *terutama yang belum berani menyetir sendirian). Muehehe. Kidding.

Nyokap adalah ibu rumah tangga yang suka bunga anggrek dan melihara ikan.

Bokap suka ikan koi. Sayang sebuah peristiwa bikin bokap ogah melihara lagi karena trauma.

Bokap juga suka kantong semar. Sayang mati semua karena waktu itu ditinggal mudik.

Dan ini foto bokap dan nyokap. Berhubung gw nggak punya foto yang barengan (anak macam apa ini?), jadi dalam file yang terpisah.

Ini bokap dan temannya:

Bokap yang baju hijau.

Ntah dimana acaranya itu, kalau gak salah di Sukabumi.

Bokap memang hobi fotografi, lucunya hasil foto bokap nggak pernah dipajang, cuma sekedar dinikmati sendiri atau diliat liat di ruang tengah. Satu satunya display hasil foto bokap dan nyokap adalah digital frame di ruang keluarga.

Dan ini foto nyokap: (nyokap yang di tengah, baju hitam).

Nyokap berhobi sama kayak bokap, fotografi. Cuma nyokap cenderung ke arah macro-whatever sementara bokap landscape.

Sudah dulu deh, bingung mau nulis apa lagi.

Sahabat?

Sahabat?

Kalau menurut KBBI,

bersahabat :: ber.sa.ha.bat

1 Kelas Kata: kata sifat
Definisi: berkawanberteman:

 

Gw sendiri suka bingung dengan definisi sahabat. Apakah sahabat itu adalah inner circle? Atau orang yang saking seringnya ketemu sampai jadi saahabat? Atau sekedar tong sampah? Atau orang yang merasa cocok lalu bisa saling bertukar pikiran karena merasa nyaman dan sebagainya? Atau malah parah parahnya adalah re-bound. Atau lebih parah nya sahabat adalah orang berbagi gosip?

Bisa saja semuanya benar,he?

Saya rasa sahabat kebanyakan seperti di film-film dimana dua orang yang bersahabat tidur pules di bawah pohon rindang sambil ngeliatin langit itu cuma mimpi belaka (atau malah kalau film nya diterusin dua orang yang  tidur2an di bawah pohon itu mungkin pas gede nya nikah dkk dkk). Sinetron parah. Ujungnya jadi film sekuel kali yah, mungkin judulnya “Dari bawah pohon sampai pelaminan”.

Saya nulis ini karena kepikiran aja, kemarin si Edo Markodo main ke rumah, terus ujung2nya tidur kesedot “blackhole” kasur gw. (ya kasur gw memang blackhole, coba lo tidur sebentar, pasti sebentar aja udah kesedot semua energi lo). Gw mikir aja, gw ngapain aja selama ini sama si Edo? Apakah ini definisi yang orang orang sebut sahabat?

Contoh:

“Bang gw lagi murah, main dong ke Rancho”

“oke mas gw jalan”

atau..

“Bang, gw ke Tomang ya, jual diri”

“oke mas, ntar masuk aja ke rumah”

itukah definisi sahabat?

Atau sahabat itu adalah..versi “upgrade” atau versi “lux” dari teman? Dimana kalau teman masih mungkin meninggalkan kita dalam kondisi nggak enak, sedangkan sahabat tetep jalan sama kita dalam kondisi seperti apapun?

Ya ujung ujungnya mengerucut pada loyalitas.

Loyal enough? Ya Sahabat jatohnya.

Mungkin.

“It’s the rise of the vulture,

I’m feeling the panic,

all those who are nervous,

With loss of dynamic,

If your pride’s been poisoned,

If your heart is sour,

…”

The Vulture – Pendulum

 

 

 

By-Pass system HDMI

Singkat cerita, tau2 di kamar gw duduk dengan manis sebuah TV yang berfitur HDMI.

Pikir gw, enak juga nih TV kalau dicolokin ke port HDMI, bisa main fus ro dah sambil ber-sableng ria. Atau kalau anak anak random sedang ke rumah, lumayan juga bisa nonton Bruno Top Gear bareng bareng.

Singkat cerita, gw pun dengan riang beli kabel HDMI di mall yang deket Pondok Indah, mereknya sony, panjang 2.5m (iya, 2.5m). Harganya lumayan, 120rb. Biarlah, 120rb puas. Beli sekali buat seumur idup, kalau perlu sampe gw nikah nanti, sampe gw punya cucu. Mungkin nanti bakal ada percakapan: “Nak, ini kakek wariskan kabel HDMI dari tahun 2011, bekas kakek masih sableng dulu..”

Okay, lanjut.

Masalah baru timbul.

Ternyata, kalau kabel HDMI dihubungkan ke port HDMI, maka si receiver HDMI akan mengontrol seluruh audio/visual dari si laptop. Singkat cerita, keluaran suara laptop juga diambil alih sama si kabel. Bahkan jack 1.5mm pun tak berkutik sama sekali.

Mending kalau gw punya AV receiver HDMI, lah ini yang ada cuma speaker bawaan tv. Speaker bawaan TV yang bermerek depannya T belakang nya A ini (bukan..bukan TOYOTA) bener bener nggak pas dengan selera kuping. Cempreng. Sama sekali nggak enak.

Akhirnya gw pun punya pikiran “sistem ini harus bisa di-bypass dengan sistem audio kamar gw”.

Usut punya usut, ternyata caranya gampang sekali,

Buka window playback devices (klik kanan di logo speaker di taskbar), terus pilih pilihan “Playback Devices”.

Maka akan keluar tampilan kayak gini:

Nah, pilih pilihan selain HDMI, dan klik set default lalu ok.

Jadi deh. Selamat menikmati sistem yang sudah di-bypass

Btw, asik juga main fus ro dah pake ini.

FUS RO DAH!

Moonglow

It must have been moonglow, way up in the blue
It must have been moonglow that led me straight to you
I still hear you sayin’, “Dear one, hold me fast”
And I keep on prayin’, “Oh Lord, please let this last”

Moonglow.

 

Track 3 – EMMA SQ Competition Disk 2009/2010.

 

Mencit’s system (1)

Yak betul sekali saudara saudara. Saya makin getol eksperimen dengan lagu lagu “gampang” (maklum, dikasih lagu susah, si sound system udah kayak “ngusir” gw dari mobil).

Okay, lagu gampang kali ini adalah lagu dari Basstronic yang judulnya “Bass,I Love You”. Gw dapet lagu ini setelah iseng iseng menelusuri Youtube untuk mupeng ngeliatin wharfedale-wharfedale orang orang, yang dikawinkan ntah dengan harman/kardon atau Yamaha atau merek lainnya.

Di video itu si empunya memamerkan Wharfedale 9.6 nya. Gw iseng denger, dan makin ngerasa..Ini kayaknya lagu gampang nih. Kenapa? Karena banyak user user youtube lain nge-review sistem mereka dengan lagu itu.

Oke, gw coba di mencit.

Simak video nya di:

http://mencitkaleng.tumblr.com/post/13961105895/basstronic-bass-i-love-you-alpine-cda-9887

Bagian awal dari video murni woofer midbass depan (sebelum gw nyalakan subwoofer).

Time correction di front right.

Spek bisa diliat di video.

Lagu kedua, What Is Love nya Haddaway.

Kenapa lagu ini? Ini lagu bener bener eurotrance/ eurobeat whatever. Gw suka banget ritme dari lagu ini, terutama buat subwoofer.

Udah itu aja dulu yah, nanti kapan kapan gw post video lain lagi :)

p.s: harapan gw suatu hari nanti sistem gw akan bisa memainkan lagu Moonglow dengan mudah…One day.